HALAL BI HALAL-NYA KELUARGA ANESTESI PERDATIN CABANG JATENG KOMISARIAT BARLINGMASCAKEBO

Para dokter spesialis anestesi yang tergabung dalam Perdatin Komisariat Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, Cilacap, Kebumen dan Wonosobo biasa kita menyingkatnya BARLINGMASCAKEBO, berkumpul di Rumah Makan D’Garden Hall dan Resto Archawinangun Purwokerto dalam acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Anestesi Barlingmascakebo.

Dr. Igun Winarno, SpAn selaku ketua Panitia menyampaikan ucapan terima kasih atas hadirnya para undangan yang meliputi para dokter anestesi, keluarga penata dan perawat anestesi, dan ibu-ibu perdatin. Beliau mengharapkan acara ini dapat semakin mempererat tali silaturahim, oleh karena itu dilanjutkan dengan saling memperkenalkan diri para undangan sehingga semakin menambah ramainya acara. Pada sambutan yang disampaikan oleh dr. Dudik Haryadi, SpAn selaku Ketua Komisariat mengharapkan temen-temen dokter anestesi untuk lebih banyak mengambil peran dalam berbagai kegiatan, beliau selaku sesepuh pasti akan mendukung selama dalam rel kebenaran. Salah satu yang diputuskan bersama pada pertemuan sebelumnya adalah Komisariat Barlingmascakebo akan mengambil peran dalam kegiatan “Hari Dokter 24 Oktober 2019” melalui kegiatan Symposium dan Workshop yang akan dilaksanakan oleh IDI Cabang Banyumas.

Pada kesempatan ini juga disampaikan tausiyah oleh Ustadz Gusmanto, Apt, MBA, yang mengambil tema tentang rasa syukur dan ikhlas untuk menunjang ketakwaan sebagai umat. Beliau menerangkan dengan rasa syukur maka seorang anestesi akan merasa dalam segala tindakannya bukan karena kehebatannya tetapi karena pemberian Allah agar kita bisa memberikan pertolongan kepada orang lain. Semakin hebat dan mengerti tentang keilmuan anestesi maka akan semakin mensyukuri dan kecil dihadapan Allah. Sedangkan dengan perasaan ikhlas yang semua kita lakukan karena Allah maka kita akan senang dalam melakukan tindakan apapun tanpa merasakan beban, inilah ketakwaan kita sebagai modal untuk kita bisa masuk kedalam surganya.

Presentasi ilmiah juga disampaikan oleh dr. Jhoni, SpAn dengan mengambil tema peran levobupivacain dalam pengelolaan nyeri. Salah satu point penting dikatakan bahwa levobupivacain sedikit mempunyai keuntungan karena berkuranganya faktor toksisitasnya. Halal bi Halal dalam silaturahim ini ditutup dengan foto bersama dan salam-salaman. Semoga pertemuan seperti ini selalu diberikan kesempatan oleh Allah kepada kita semua. Aamiin.

Sebagai pengingat kita :

Nabi Muhammad SAW berikut:

“Barangsiapa yang telah menganiaya kepada orang lain baik dengan cara menghilangkan kehormatannya ataupun dengan sesuatu yang lain maka mintalah halalnya pada orang tersebut seketika itu, sebelum adanya dinar dan dirham tidak laku lagi (sebelum mati). Apabila belum meminta halal sudah mati, dan orang yang menganiaya tadi mempunyai amal sholeh maka diambilah amal sholehnya sebanding dengan penganiayaannya tadi. Dan apabila tidak punya amal sholeh maka amal jelek orang yang dianiaya akan diberikan pada orang yang menganiaya”.(HR. Al Bukhori)

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Siapa saja yang ingin diluaskan rizkinya dan dipanjangkan pengaruhnya, maka sambunglah tali persaudaraan” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Tidak ada dosa yang pelakunya lebih layak untuk disegerakan hukumannya di dunia dan di akhirat daripada berbuat zalim dan memutuskan tali persaudaraan”(HR. Ahmad dan al-Tirmidzi).

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka sambunglah tali silaturrahmi” (HR. Al-Bukhari).

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Tidak ada dua orang muslim yang bertemu kemudian bersalaman kecuali dosa keduanya diampuni oleh Allah swt sebelum mereka berpisah.” (HR. Tirmidzi)

(goen”GN”)

GALERI FOTO :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *